a white and gold clock tower sitting in the middle of a park

NAPAK TILAS ST IGNATIUS LOYOLA BERSAMA PATER BERNARDUS DIRGAPRIMAWAN, SJ

In the footsteps of St Ignatius Loyola - Camino Ignaciano

Rp15000000.00

Chat via WhatsApp

SALVE !!!!

Toar Tours and Travel menghadirkan sebuah pengalaman ziarah yang unik di bulan Oktober 2026. Program ziarah ini bernama NAPAK TILAS ST IGNATIUS LOYOLA -  IN THE FOOTSTEPS OF ST IGNATIUS LOYOLA (CAMINO IGNACIANO). Berbeda dengan camino  yang lainnya, CAMINO IGNACIANO ini adalah proses menapaki perjalanan spiritual St Ignatius Loyola setelah ia terkena meriam di pertempuran Pamplona lalu menyembuhkan diri di Loyola dan melakukan perjalanan menuju Manresa. Dalam program ini para peziarah juga diajak untuk mengunjungi beberapa orang kudus Yesuit dan juga ordo lainnya. Selain itu, para peziarah juga diajak untuk menghidupi tradisi SETTE CHIESE,  sebuah tradisi ziarah di kota Roma yang dipopulerkan oleh St Filipus Neri dan St Ignatius Loyola

Mari siapkan diri anda untuk bergabung bersama Toar Tours and Travel dalam ziarah NAPAK TILAS ST IGNATIUS LOYOLA -  IN THE FOOTSTEPS OF ST IGNATIUS LOYOLA (CAMINO IGNACIANO). 

DAY 1

7 Oktober 2026, CGK  - Madrid

Hari ini para peziarah akan berkumpul di Bandara Internasional Soekarno Hatta Terminal 3. Para peziarah wajib berkumpul maksimal 4 jam sebelum waktu boarding karena nanti akan melakukan proses check-in, briefing dan doa bersama.

DAY 2 

8 Oktober 2026, Madrid - Arevallo - Avila

Setelah tiba di Madrid, para peziarah akan melewati proses imigrasi terlebih dahulu sebelum keluar dari bandara Madrid. Selanjutnya para peziarah akan dibawa menuju Castillo de Arevallo dan melanjutkan perjalanan menuju Avila. Di Avila, para peziarah akan mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi Basilica Casa Natal St Teresa Avila, menginap di Biara tempat St Teresa Avila berkarya dan mengagumi keindahan kota benteng Avila yang menjadi inspirasi bagi karya St Teresa Avila, Puri Batin. Bermalam di Avila (BLD)

DAY 3

9 Oktober 2026, Avila - Alba de Tormes - Fatima

Pagi ini para peziarah akan memulai perjalanan menuju Alba de Tormes. Alba de Tormes merupakan desa kecil yang menjadi tempat peristirahatan terakhir St Teresa Avila. Selanjutnya para peziarah akan melanjutkan perjalanan lintas negara menuju Fatima. Setiba di Fatima, para peziarah dapat mengikuti prosesi lilin di Sakraloka Fatima. Bermalam di Fatima  (BLD)

DAY 4

10 Oktober 2026, Fatima 

Hari ini para peziarah akan dibawa untuk mengunjungi lokasi di mana Bunda Maria menampakkan diri pertama kali kepada 3 visioner Fatima, lalu para peziarah juga akan melakukan jalan salib di Valinhos dan akan mengunjungi rumah 3 visioner. Bermalam di Fatima  (BLD)

DAY 5

11 Oktober 2026, Fatima - Salamanca - Burgos

Pada pagi hari, para peziarah akan melanjutkan perjalanan menuju Salamanca. Di Salamanca, para peziarah akan mengunjungi Katedral Salamanca dan juga Universitas Salamanca, tempat St Ignatius Loyola menempuh pendidikan. Selanjutnya para peziarah akan melanjutkan perjalanan menuju Burgos. Bermalam di Burgos. (BLD)

DAY 6

12 Oktober 2026, Burgos - Loyola - Arantzazu

Hari ini para peziarah akan memulai CAMINO IGNACIANO dengan mengunjungi Loyola, tempat kelahiran St Ignatius Loyola dan akan melakukan sebuah tradisi untuk memulai CAMINO IGNACIANO. Selanjutnya para peziarah akan mengunjungi Arantzazu sebuah sakraloka yang dikelola oleh para Fransiskan yang merupakan tempat dari Our Lady of Thorns (Arantzazu). Di Arantzazu, St Ignatius Loyola berdoa kepada Bunda Maria sebelum memulai perjalanan spiritual yang nantinya akan berakhir di tepi sungan Cardoner. Bermalam di Arantzazu (BLD)

DAY 7

13 Oktober 2026, Arantzazu - Pamplona - Castillo de Javier - Zaragoza - Tarega

Hari ini para peziarah melanjutkan camino ignaciano dengan mengunjungi Pamplona. Pamplona merupakan sebuah kota di mana St Ignatius Loyola mengalami peristiwa Cannon ball yang mengenai kakinya yang akhirnya mengubah hidupnya. Selanjutnya para peziarah akan mengunjungi sebuah kastil yang menjadi tempat kelahiran St Fransiskus Xaverius, salah satu sahabat St Ignatius Loyola di Castillo de Javier. Selanjutnya para peziarah akan dibawa untuk mengunjungi Basilika of Our Lady of the Pillar di Zaragoza. Bermalam di Tarrega (BLD)

DAY 8

14 Oktober 2026, Tarega - Verdu - Montserrat - Manresa

Hari ini para peziarah akan dibawa untuk singgah ke tempat kelahiran salah satu orang kudus Yesuit, St Petrus Klaver di Verdu. Selanjutnya para peziarah akan dibawa ke sebuah biara di atas gunung yang bernama Montserrat. Di Montserrat, St Ignatius Loyola meletakkan pedang yang menjadi lambang kekuatan dan ksatria yang dimilikinya kepada Black Madonna atau Bunda Maria hitam yang ada di biara Montserrat. Setelah dari Montserrat, para peziarah akan dibawa menuju Manresa, sebuah kota kecil di utara Montserrat yang menjadi tempat St Ignatius melakukan meditasi di pinggir sungai Cardoner sambil menuliskan karya yang kita kenal sebagai Excercitia Spiritualia (Latihan Rohani). Di Manresa, proses CAMINO IGNACIANO (Loyola-Manresa) akan berakhir dan para peziarah akan mendapatkan credentials sebagai bukti telah menyelesaikan CAMINO IGNACIANO (LOYOLA-MANRESA). Bermalam di Manresa (BLD)

DAY 9

15 Oktober 2026, Manresa - Lourdes

Hari ini para peziarah akan meninggalkan negara Spanyol dan bergerak ke utara melewati pegunungan Pyrenees untuk menuju Lourdes. Di Lourdes, para peziarah akan diajak untuk berkeliling di sekitar Sakraloka Lourdes sehingga dapat mengikuti Prosesi Lilin, berdoa di depan Grotto Massabielle, mengambil air suci tanpa ada kebingungan. Bermalam di Lourdes (BLD)

DAY 10

16  Oktober 2026, Lourdes

Pada pagi hari ini para peziarah akan diajak untuk mengunjungi Sakraloka Lourdes dan dapat berkesempatan untuk melakukan prosesi water gesture atau prosesi membasuh wajah dan tangan sesuai dengan pesan Bunda Maria kepada St Bernadette. Selanjutnya para peziarah akan diajak untuk mengunjungi rumah orang tua dan rumah dari St Bernadette yang berada dekat dari Sakraloka Lourdes. Selain itu para peziarah juga diperbolehkan untuk melakukan devosi pribadi selama di Lourdes. Bermalam di Lourdes (BLD)

DAY 11

17 Oktober 2026, Lourdes - Prouilhe - Aix en Provence

Setelah mendapat kesegaran di Lourdes, para peziarah akan melanjutkan peziarahan menuju Prouilhe, sebuah biara yang menjadi tempat kelahiran dari Ordo Dominikan dan dipercaya bahwa Bunda Maria memberikan Rosario kepada St. Dominikus de Guzman, sebagai senjata rohani. Selanjutnya para peziarah melanjutkan perjalanan menuju Aix en Provence. Bermalam di Aix en Provence (BLD)

DAY 12

18 Oktober 2026, Aix en Provence - Saint Maximin la Sainte Baume - La Spezia

Hari ini para peziarah akan melanjutkan perjalanan menuju Saint Maximin la Sainte Baume sebuah kota kecil di provinsi Provence, Perancis. Di Saint Maximin la Sainte Baume, para peziarah akan berkesempatan untuk mengunjungi sebuah basilika yang menyimpang relikui kepala St Maria Magdalena, rasul para rasul. Setelah mengunjungi dan melihat relikui dari St Maria Magdalena, para peziarah akan melanjutkan perjalanan menuju La Spezia. Bermalam di La Spezia (BLD)

DAY 13

19 Oktober 2026, La Spezia - Assisi - Santa Maria Degli Angeli

Hari ke dua di Italia, para peziarah akan diajak untuk mengunjungi Assisi, sebuah kota kecil di atas bukit yang dijuluki Kota Damai. Di Assisi para peziarah dapat mengunjungi makam dari St Fransiskus Assisi, St Carlo Acutis dan St Clara Assisi. Bertepatan dengan Tahun Yubileum Assisi, para peziarah juga bisa mendapatkan indulgensi dengan berziarah mengunjungi kota Assisi di tahun 2026 ini. Selanjutnya perjalanan membawa peziarah untuk mengunjungi Basilika Santa Maria Degli Angeli yang berada di sebuah desa tidak jauh dari Assisi. Di sini para peziarah dapat melihat tempat kelahiran dari Ordo Fransiskan. Bermalam di Santa Maria Degli Angeli (BLD)

DAY 14

20 Oktober 2026, Santa Maria Degli Angeli - La Storta - Roma (Sette Chiese)

Hari ini para peziarah akan diajak untuk mengunjungi sebuah kapel kecil yang penting bagi perjalanan spiritual St Ignatius di La Storta, sebuah desa kecil di luar kota Roma. Selanjutnya para peziarah akan dibawa memasuki kota Roma dan akan mengunjungi Chiesa del Gesu dan Camerette di Sant'Ignazio yang menjadi gereja pusat bagi para Yesuit dan tempat bagi St Ignatius Loyola menghembuskan nafasnya untuk terakhir kali. Bermalam di Roma (BLD)

DAY 15

21 Oktober 2026, Roma (Sette Chiese)

Hari ini para peziarah akan diajak untuk mengikuti sebuah tradisi unik yang dipopulerkan oleh St Filipus Neri dan St Ignatius Loyola, yaitu Sette Chiese sebuah tradisi untuk mengunjungi tujuh basilika yang ada di kota Roma. Hari ini para peziarah akan diajak untuk mengunjungi Basilika St Petrus, Basilika St Laurensius di Luar Tembok,  Basilika St Stefanus di Luar Tembok. Bermalam di Roma (BLD)

DAY 16

22 Oktober 2026, Roma (Sette Chiese) - Roma Airport

Pada hari terakhir di kota Roma ini, para peziarah akan dibawa untuk mengunjungi keempat basilika lainnya yang ada di kota Roma yaitu, Basilika St Maria Maggiore, Basilika Santa Croce in Gerusalemme, Basilika St Yohanes Lateran dan Basilika St Paulus di Luar Tembok. Setelah menyelesaikan ziarah Sette Chiese, para peziarah akan diantar ke bandara Fiumicino Roma, untuk melakukan proses check-in  dan boarding untuk kembali ke Indonesia. (BL)

DAY 17

23 Oktober 2026, CGK

Hari ini para peziarah telah tiba kembali di Tanah Air, Indonesia. Setelah berziarah selama 17 hari dan mempelajari Spiritualitas Ignasian bersama-sama, semoga nyala api semangat St Ignasius Loyola ada pada diri kita semua. Berkah Dalem. AMDG

Kontak

Hubungi kami untuk info perjalanan ziarah

Email

Telepon

toartours@gmail.com

+62 82229809369

© 2026. Toar Tour and Travel